Lirik Maladialum: Alam Raya dalam Harmoni


Matahari

Aku bersimpuh

Ketika melihat Matahari

Mati… Mati…

Semuanya telah menyadari,

Bahwa malam kelam.. kelam

Sukma

Ketika matahari menyinari sanubari

Aku di sini menemanimu

Aku di sini menikmati hari.. hari

Ketika awan malam membasahi ruang alam

Aku di sini mulai tenggelam

Aku di sini perlahan dalam.. dalam

Aku pun tak bisa merasakan suara

Bagiku semua hanya ilusi semata

Kucoba menerka segala rasa di dada

Namun ku tenggelam dalam rasa yang sama

Ketika matahari menyinari sanubari

Ketika awan malam membasahi ruang alam

Aku di sini mulai tenggelam

Aku di sini menikmati hari.. hari..

Akupun tak bisa merasakan suara

Bagiku semua hanya ilusi semata

Kucoba menerka segala rasa di dada

Namun ku tenggelam dalam rasa yang sama

Aku pun tak bisa merasakan suara

Bagiku semua hanya ilusi semata

Kucoba menerka segala rasa di dada

Namun ku tenggelam dalam rasa yang sama

uu.. uu..uu

Suara Bumi

Aku berjalan mengitari bumi sepi sendiri.. sendiri

Menutup segala luka-luka di dalam jiwa tanpa airmata

Melangkah di bawah cahaya senja tanpa suara suaranya

Bidadariku pergi memberi perih di hati kusadari dia takkan kembali

Terbayang wajahmu terbayang senyummu meratapi.. meratapi kepergianku..

Terbayang wajahmu terbayang senyummu meratapi.. meratapi kesedihanku..

Terbayang wajahmu terbayang senyummu meratapi.. meratapi penyesalanku..

Kuingin kau kembali… kuingin kau kembali.. kuingin kau kembali.. kuingin kau kembali..

Kuingin kau kembali.. kuingin kau kembali.. kuingin kau kembali.. kuingin kembali..

Kuingin kau kembali.. kuingin kau kembali.. lagi..

kuingin kau kembali.. kuingin kau kembali..

Anomali

Aku jauh dari kamu

Tapi kamu tak lari dari hatiku

Dan kamu menghindari aku

Tapi aku menantikan kehadiranmu di sini

Taratatata daratatata…

Dan jika memang engkau akan menghilang

Dan jika harus engkau akan terhapus

Kupastikan kau takkan terganti

Semuanya kan kekal di hati

Dan itulah kita berakhir..

Taratatata daratatata…

Dan jika memang engkau akan menghilang

Dan jika harus engkau akan terhapus

Kupastikan kau tetap di sini

Semuanya kan kekal di hati

Dan itulah kita berakhir..

Sendiri

Bintang kelam merangkul sang rembulan

Angin terjang membawa dia di awan

Tapi aku sendiri

Uu.. Uu.. Uu.. Uu..

Bulan lengkap bersama dia sang surya

Hidup sungai membawa dia di alam

Tapi aku sendiri

Analogi

Lesung pipimu seakan berbicara cengkeram aku

Seperti mangsa aku terjebak

Seperti rusa aku terpanah

Nikmatnya cinta aku terbuai

Tatap matamu seakan berbicara tangkap aku

Seperti mangsa aku terjebak

Seperti rusa aku terpanah

Nikmatnya cinta aku terbuai

Waktu

Mengingatmu di dalam Sanubariku

Menghangatkan relung hati yang beku

Menutup luka, membuka rasa di jiwa

Mengingatmu di dalam Waktu

mengikatmu di dalam Kalbuku
Mengingatmu di dalam Waktu

Di bawah Matahari

Melihatmu membawa Sinar yang terang

Bercahaya di dalam ruang yang hitam

Merasuk jiwa, mengubah segala rasa

Meningatmu di dalam Waktu

Berjalan di dalam sadarku

Mengingatmu di dalam Waktu

Di bawah Matahari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s