Jalan-Jalan [Cihuy!]


Jika ada yang menganggapku ber-traveling ria karena mencari kebahagiaan, maka jawabannya adalah salah. Aku melakukan banyak perjalanan tidak lain adalah untuk mengalahkan ketakutan-ketakutanku.

Aku mendatangi pulau-pulau dan lautan agar aku tahu aku bisa mengalahkan rasa mabuk lautku dan ketakutan akan ketidakmampuanku dalam berenang. Aku menaklukan gunung tak lain untuk membuktikan pada diriku sendiri bahwa aku mampu mengalahkan ketakutan akan ketinggian dan bahwa tubuhku tak terbatas hanya karena riwayat penyakitku.

Dan aku butuh peralihan aktivitas dengan terbiasanya diriku beraktivitas. Selalu berjiwa muda memang beda. Haha..

Tak perlu aku mengajari diriku sendiri bagaimana caranya untuk bahagia. Sebab bahagia itu kita yang ciptakan sendiri.

Sesungguhnya kita bertualang bukan untuk mencari kebahagiaan, sebab kebahagiaan hanya kita sendiri yang ciptakan.—di mana pun kita berada.

Bertualang adalah untuk menemukan ketakutan kita sendiri dan sekaligus untuk membuktikan pada diri bahwa kita mampu menaklukkan ketakutan-ketakutan tersebut.

Ketakutan dan kekhawatiran yang kita sangka tak pernah ada, namun nyatanya muncul dalam wujud nyata, termasuk ketakutan akan ketidakmampuan untuk mengambil risiko—apapun itu.

12-12-2014

*sebagai pengingat bagi diri sendiri*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s