Biografi Vladimir Nabokov (1899-1977)


Vladimir Vladimirovich Nabokov adalah seorang sastrawan, kritikus, dan Lepidopteris. Lahir di Saint Petersburg pada tanggal 23 April 1899 dari keluarga aristokrat yang kaya dan terkemuka. Ayahnya, Vladimir Dmitrievich Nabokov, seorang jurnalis, politisi liberal, pengacara yang terkenal, dan anggota dari pemerintahan Kerensky. Sedangkan ibunya, Elena Ivanovna, seorang bangsawan Rusia yang kaya. Ayahnya mendukung dan mengembangkan bakat anaknya. di samping itu, dari ayahnya, Nabokov mewarisi sifat hormat dan perilaku sopan dan kecintaan terhadap hewan terutama kupu-kupu sehingga dia menjadi seorang Lepidopteris.

Keluarga Nabokov terbiasa menggunakan bahasa Perancis, Inggris, dan Rusia dalam lingkungan keluarga mereka. Nabokov kecil dapat berbicara dalam bahasa Inggris dan Rusia dan ketika dia berumur lima tahun dia belajar bahasa Perancis. Ketika berumur delapan tahun, dia masuk ke sekolah Prince Tenishev di St.Petersburg. pada umur tiga belas tahun, dia membuat puisinya yang pertama. Pada umurnya yang ke-enam belas, dia mewarisi tanah yang luas milik saudara ayahnya tapi dia tak mempunyai waktu untuk menikmati kekayaan tersebut.

Ketika Revolusi Rusia terjadi, ayahnya ditahan karena merupakan pendukung Tsar Nikolas II dan kemudian keluarganya pindah ke Yalta, di Crimea sebelum beremigrasi ke Berlin, Jerman. Nabokov masuk ke Trinity College Cambridge mengambil kuliah ilmu hewan namun pindah ke Bahasa Romawi dan Slavia. dan lulus pada tahun 1923. Setahun sebelumnya, ayahnya tewas dibunuh oleh seorang monarki Rusia.

Nabokov tinggal di Berlin selama lima belas tahun dan bekerja sebagai translator, guru privat, dan pelatih tenis. Dia terpilih sebagai ketua perkumpulan penulis muda di Berlin Russian Community. Dia menggunakan nama pena Vladimir Sirin ketika menulis untuk para imigran Rusia. Selama pemerintahan Soviet, tulisan-tulisan dan karya-karyanya dilarang masuk ke Rusia. Kebanyakan dari karya-karya awalnya berbahasa Rusia menunjukkan parodi-parodi, permainan kata-kata, dan olok-olokan. Lantas dari karya-karyanya tersebut dia terjemahkan sendiri ke dalam bahasa Inggris. Termasuk Mashen’ka (ditulis saat dia berada di Rusia 1926; Mary, 1970), Korol’, dama, Valet (1928; King, Queen, Knave, 1968), Zashchita (1930; The Defense, 1964), Podvig (1933; Glory, 1972), dan Camera obscura (1933; diubah kembali dan diterjemahkan dengan judul Laughter in the Dark, 1938). Karya berbahasa Rusia lainnya yaitu Otchayaniye (1936; Despair, 1937), Dar (1937; The Gift, 1963), and Priglashenie na kazn (1938; Invitation to a Beheading, 1959). Dia menggunakan nama pena Vladimir Sirin untuk sembilan novel pertamanya yang berbahasa Rusia.

Pada tahun 1924, Nabokov menikahi Vera Evseevna Slonim, seorang perempuan dari keluarga Yahudi. Dari pernikahannya tersebut, mereka dikaruniai seorang putra yang dia beri nama Dmitri. Nabokov dan istrinya pindah ke Paris ketika Hitler membebaskan pembunuh ayahnya pada tahun 1937. Tiga tahun kemudian keluarga Nabokov pindah ke Boston, Amerika Serikat, dengan menaiki kapal The Champlain, di mana dia mendapatkan kabin kelas satu.

Dia menjadi warganegara Amerika pada tahun 1945 dan banyak menulis karya dalam bahasa Inggris seperti Bend Sinister (1947) dan Pnin (1949). Dia pun banyak menulis esai, kritik, dan catatan-catatan selama dia tinggal di Amerika Serikat. Nabokov mengajar literatur di Universitas Stanford di California, dan juga dia adalah seorang profesor literatur Inggris di Wellesley College dan profesor literatur Rusia di Universitas Cornell dari tahun 1948-1959. Di kedua tempat itu Nabokov mengajar tentang Flaubert, Joyce, Turgenev, Tolstoy, dan lainnya. Dia juga kembali meneruskan penelitiannya dalam bidang ilmu serangga terutama tentang kupu-kupu. Dia memiliki sifat yang sederhana meskipun menjabat posisi penting di the Museum of Comparative Zoology di Universitas Harvard.

Novel Lolita merupakan novelnya yang ke-20. Lolita diterbitkan untuk pertama kalinya dalam bahasa Inggris di Paris, pada 15 September 1955. Di negara itu, novel ini menjadi sangat terkenal dan terjual hingga 5.000 kopi. Karena kontroversi yang timbul—yaitu tokoh utamanya yang berperilaku seksual menyimpang yang diungkapkan secara terperinci dan jelas dalam novel tersebut, pada Desember 1956 pemerintah Perancis melarang peredaran novel ini selama hampir dua tahun lamanya. Pada tahun 1967 di New York, Nabokov menerjemahkan novel Lolita ini ke dalam bahasa Rusia.

Setelah kesuksesan Lolita, Nabokov berhenti dari kegiatan mengajarnya dan pindah ke Montreux, Swiss pada tahun 1958 agar dapat berkonsentrasi menulis. Nabokov menerima penghargaan the American National Medal for Literature pada 1977. Nabokov meninggal di Montreux, 22 Juli 1977 karena penyakit paru-paru yang misterius.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s