Kisah Tentang Bulan


“Bulan, aku tak pernah ingin mengeluh. Juga ketika aku memercayaimu untuk memegang sebagian jiwaku. Tapi entah mengapa aku jadi selalu mengeluh, tapi bukan tentang kamu, melainkan tentang segalanya. Apa aku memang masih kanak-kanak? Aku tak pernah bisa jadi dewasa seperti apa yang kamu inginkan. Kecewa? Sepertinya akan sangat wajar seperti itu. Kamu tak tahu siapa saya, begitu pula sebaliknya. Apa karena kita tak pernah saling tahu?

Bukan karena aku tak meyakini dirimu, Bulan. Tapi aku sendiri tak pernah yakin akan diriku. Bagaimana dengan kamu?

*Sepenggal kisah tak sempurna yang seharusnya [layak] diperjuangkan.

September 26, 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s